Universitas Paramadina Gelar “Meet the Leaders”, Bahas Strategi Indonesia Incorporated untuk Ketahanan Ekonomi

News, Pendidikan291 Dilihat
Views: 399
0 0
banner 468x60
Read Time:2 Minute, 34 Second

MokiNews.com, Jakarta – Universitas Paramadina kembali menggelar forum diskusi “Meet the Leaders” dengan tema sentral “Indonesia Incorporated: Mendorong Penciptaan Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi di Era Ketidakpastian Global”. Acara yang berlangsung di Auditorium Benny Subianto, Kampus Kuningan Universitas Paramadina ini menghadirkan Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, sebagai pembicara utama. Jumat, 19/9/2025.

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya industri, pertanian, dan pariwisata sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Beliau mencontohkan era Soeharto dengan deregulasi dan debirokratisasi yang mampu mendorong pertumbuhan industri hingga 10% dan ekspor sebesar 24%, meskipun suku bunga tinggi.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
banner 336x280

Shinta W. Kamdani dalam paparannya menekankan urgensi membangun konsep “Indonesia Incorporated” sebagai strategi kolektif dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Menurutnya, konsep ini lebih dari sekadar gotong royong.

“Indonesia Incorporated bukan hanya sekadar gotong royong, tetapi lebih dari itu, yakni sebagai bagian dari pemegang saham yang memiliki hak dan kewajiban. Hak tidak hanya dividen, tetapi hak untuk menyampaikan sesuatu dan bisa dilaksanakan. Kewajiban kita adalah membantu bagaimana membesarkan korporasi kita agar bisa sukses dan besar,” tegasnya.

Shinta, yang juga CEO Sintesa Group, menggambarkan visinya tentang Indonesia di masa depan sebagai negara yang maju dalam karya, adil dalam kesempatan, hijau dalam alam, serta bersatu dalam keragaman.

Ia menekankan perlunya Indonesia melampaui ketergantungan pada sumber daya alam dan berfokus pada inovasi. Ia menyoroti penurunan peringkat nilai tambah produk ekspor Indonesia dari posisi 54 pada tahun 2000 menjadi 70 pada 2023.

Selain itu, Shinta menyoroti pentingnya kesetaraan akses bagi seluruh warga negara untuk berkembang.

“Partisipasi tenaga kerja wanita hanya 56,42%, sedangkan laki-laki mencapai 84,66%,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi sejati tidak boleh mengorbankan kualitas lingkungan, dan persatuan dalam keragaman adalah kunci untuk memperkuat bangsa.

Shinta juga menyoroti pentingnya investasi pada sumber daya manusia. Dari total populasi 286 juta, terdapat 153 juta angkatan kerja aktif. Generasi muda, khususnya 69 juta milenial dan 74 juta Gen Z, memiliki potensi besar karena lahir sebagai digital native, inovatif, dan adaptif.

Namun, ia mengingatkan adanya hambatan serius dalam penciptaan lapangan kerja. “Pada 2024, kebutuhan lapangan kerja mencapai 12,2 juta orang, dengan kebutuhan lapangan kerja baru 4,4 juta orang. Pengangguran sebesar 7,8 juta orang, dan yang terserap hanya 4,8 juta orang. Tren ini menunjukkan adanya masalah struktural dalam penciptaan lapangan pekerjaan,” jelasnya.

Kualitas tenaga kerja juga dinilai belum sebanding dengan kebutuhan industri. Data menunjukkan bahwa 36,5% lulusan hanya berpendidikan SD, dan lulusan S1 baru 12%. Akibatnya, hanya 26% pelaku usaha yang menilai tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri.

Persoalan besar lainnya adalah dominasi sektor informal yang hampir mencapai 60%, bahkan menurut data ILO bisa lebih dari 70%.

“Sektor informal didominasi oleh UMKM yang jumlahnya 56 juta UMKM aktif. UMKM adalah kategori jenis/level usaha, sedangkan entrepreneurship/wirausaha sekitar 3,5% dari populasi. Entrepreneur harus punya inovasi. Sebagian UMKM bisa dianggap entrepreneur, tetapi kebanyakan UMKM tidak punya inovasi dan tidak dianggap entrepreneur,” terangnya.

Sebagai perbandingan, tingkat kewirausahaan di Thailand mencapai 4,8% dari populasi, sementara Singapura bahkan 11–12%. Shinta menegaskan bahwa peningkatan jumlah wirausaha sejati merupakan kunci bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. (Aris)

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0
banner 336x280
google.com, pub-1624475377454066, DIRECT, f08c47fec0942fa0