Seorang Pensiunan ASN Diduga Jadi Korban Kredit Fiktif Bank BJB Tasikmalaya

Kriminal, News159 Dilihat
Views: 1071
0 0
banner 468x60
Read Time:2 Minute, 44 Second

MokiNews.com, TASIKMALAYA – Abas seorang pensiunan, warga Banyuresmi, Kabupaten Garut, statusnya masih sebagai nasabah Dana Pensiun Bank BTPN Cabang Garut, tidak merasa mengajukan kredit di Bank BJB Cabang Tasikmalaya Unit Rancabango, tetapi namanya tercatat memiliki pinjaman di Bank tersebut senilai Outstanding Principal Rp 230.000.000,-.

Saat awak media konfirmasi ditempat kediamannya, Abas menyampaikan merasa sangat dirugikan, karena tidak pernah mengajukan proses kredit dana pensiun dengan jaminan SK Pensiun ke Bank BJB Cabang Tasikmalaya Unit Rancabango.

banner 336x280

“Saat ini SK Pensiunan saya masih berada di Bank BTPN Garut, sebagai bukti Surat Keterangan Jaminan SK yang dikeluarkan oleh Bank BTPN Garut,”kata Abas.

Dalam surat tersebut menerangkan bahwa Jaminan nasabah masih ada di Bank BTPN serta masih tercatat sebagai nasabah, dan  memiliki Kredit Dana Pensiun di Bank BTPN tersebut.

Abas meyakini bahwa SK dan karif yang digunakan oleh oknum serta dibantu oleh AO atau petugas bank BJB adalah SK palsu karena yang asli masih ada di bank BTPN.

Ditempat berbeda, Ikin Roki’in, MM, Wakil Bendahara Umum DPP MIO INDONESIA mengatakan, “Kasus tersebut diduga adanya Transaksi Fiktif di Perbankan menggunakan Jaminan Aspal, yaitu SK pensiun palsu dengan menggunakan Data Nasabah tanpa sepengetahuan dan seizin dari nasabah,”katanya.

Sesuai dengan UU No. 10 Tahun 1998 Pasal 49 ayat 1 huruf a tentang Perbankan menyatakan bahwa Dewan Komisaris, Direksi, Pegawai Bank yang dengan sengaja membuat atau menyebabkan pencatatan palsu dalam pembukuan atau dalam proses laporan, maupun dalam dokumen atau kegiatan usaha, laporan transaksi atau rekening suatu bank diancam dengan pidana penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun serta denda minimal sepuluh miliar dan maksimal Rp. 200.000.000.000,- (dua ratus miliar rupiah).

“Atas dasar itulah maka saya selaku pendamping dari saudara Abas, mengadakan konfirmasika dan kordinasi ke pihak bank BJB cabang Tasikmalaya, namun mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan jelas Ikin. Kemudian kami langsung mendatangi OJK Tasikmalaya yang kebetulan jaraknya tidak jauh dari Bank BJB yang diduga telah melakukan pencairan fiktif tersebut,”kata Ikin Roki’in.

“Setelah kami sampaikan secara detail kronologis pencarian pinjaman fiktif tersebut kepada salah satu pejabat OJK Tasikmalaya yang enggan namanya disebut, ia menyarankan agar konsumen membuat laporan pengaduan ke Bank BJB yang bersangkutan ditembuskan ke OJK dan APH, atau datangin kembali ke kantor Bank tersebut agar memberikan jawaban yang pasti,”ujar Ikin.

“Pihak OJK juga langsung terjun kelapangan, namun saat berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban yang pasti bagi pihak konsumen. Untuk itu kami berharap agar pihak APH dan OJK segera usut tuntas para pelaku kejahatan perbankan ini, karena diduga ada kerjasama dengan pihak – pihak tertentu,” pungkas Ikin Roki’in.

“Saat kami konfirmasi dengan pihak BJB Cabang Tasikmalaya unit Rancabango, Gema ( KCP Unitnit Rancabango) memberikan keterangan akan membantu memfasilitasi permasalahan ini dengan pimpinan cabang BJB Tasikmalaya serta akan mempertemukan dengan AO yang melakukan proses pencairan kredit. Karena transaksi nasabah atasnama saudara Abas itu hanya tercatat sebagai Point Branch saja, dikarenakan semua prosesnya dilakukan di Kantor Cabang Tasikmalaya, bukan diunit Rancabango,” jelas Gema.

Gema juga menyampaikan kesanggupannya akan menjawab setelah melakukan pertemuan rapat interent dengan pihak Kepala Cabang dalam kurun waktu 1-2 hari kerja. Untuk memberikan konfirmasi kepada nasabah. (Kamis -10-2021) agar bisa disampaikan dulu kepada Pimpinan-Pimpinan Bank BJB Cabang Tasikmalaya.

Namun, sejak berita ini disampaikan tidak ada konfirmasi kelanjutan penyelesaian permasalahan ini yang diberikan oleh pihak Bank BJB, maupun saudari Gema kepada nasabah.(Red)

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0
banner 336x280

Komentar