Mutasi Virus Baru Varian Delta Mampu Menularkan Orang Yang Sudah Divaksin

Nasional, News362 Dilihat
Views: 1035
0 0
Read Time:1 Minute, 18 Second

MokiNews.com, Virus varian baru Delta dikenal paling kuat dan tangguh, penularannya juga sangat cepat yang saat ini dihadapi oleh masyarakat dunia.

Ahli Virologi dan ahli epidemiologi menyampaikan, disadari atau tidak jenis varian baru Delta ini akan mengubah asumsi Covid-19 disaat negara-negara mulai mengubah kebijakan untuk menata perekonomian kembali.

Router melansir pada, Senin (26/7/2021), varian Delta membuat kekhawatiran dikalangan ilmuwan.

Meskipun banyak orang yang sudah terlindungi vaksin dan para pakar mengatakan orang yang paling berisiko terinfeksi Covid-19 adalah mereka yang belum di vaksin.

Tetapi varian Delta mamou menginfeksi orang yang sudah divaksinasi dibanding varian virus lainnya.

Di China sudah dilakukan penelitian bahwa orang yang terinfeksi varian Delta akan membawa dampak virus 1000 kali lebih banyak dihidung dibandingkan dengan orang yang terinfeksi virus lainnya dan virus pertama kali yang diidentifikasi di Wuhan, China pada tahun 2019.

Varian Delta yang pertama kali diidentifikasi di India sangat mengkhawatirkan, karena orang yang terinfeksi akan mengalami gejala sangat parah.

Varian Delta akan lebih mudah menularkan virus kebanyak orang, terutama orang yang belum di vaksin.

WHO menyatakan, varian Delta 40 persen akan menular dibanding varian Alpha. Satu orang yang terinfeksi varian Delta dapat menularkan 7-8 orang jika dubandingkan varian asli yang ditemukan di Wuhan pada tahun 2019 hanya menularkan 3-4 orang.

Hasil penelitian para ahli terbukti varian Delta mampu menularkan virus kepada orang yang sudah divaksin penuh.

Sharon Peacock ahli mikrobiologi mengatakan, saat ini yang dikhawatirkan dunia adalah virus varian Delta yang sangat cepat menularkan.

Varian Delta hasil evolusi melalui mutasi dari virus asli dan sangat berbahaya.

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Komentar