Inovasi Cerdas SMKN 1 Arjasa: PSAJ Berbasis Android Tanpa Kuota

News, Pendidikan404 Dilihat
Views: 736
0 0
banner 468x60
Read Time:2 Minute, 5 Second

MokNews.com, Sumenep – Di tengah era digital yang terus berkembang, SMKN 1 Arjasa, Sumenep, Madura, menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dengan memanfaatkan teknologi secara inovatif.

Saat ini, sekolah kejuruan tersebut tengah menggelar Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) bagi siswa kelas XII dari jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPi) dengan sistem yang unik dan patut diacungi jempol.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
banner 336x280

Berbeda dengan pelaksanaan ujian pada umumnya yang seringkali membutuhkan koneksi internet, SMKN 1 Arjasa menerapkan sistem PSAJ berbasis Android yang dapat diakses tanpa kuota internet.

“Inovasi ini menjadi angin segar bagi siswa, terutama di daerah yang mungkin memiliki keterbatasan akses internet atau biaya kuota yang tinggi.”kata Agung Setiawan, Kepala SMKN 1 Arjasa. Rabu (12/3/2025)

Menurutnya, sistem PSAJ ini memanfaatkan server khusus yang dikembangkan oleh SMKN 1 Arjasa. Dengan demikian, siswa dapat mengakses soal-soal ujian melalui perangkat Android mereka tanpa perlu terhubung ke internet.

“Selain menghemat biaya kuota, sistem ini juga meminimalisir potensi kecurangan,” ujarnya.

Sambung dia, dengan sistem ini, siswa tidak dapat mengakses sumber informasi dari luar saat mengerjakan soal. Pengawasan juga lebih efektif karena semua aktivitas siswa terekam dalam sistem.

“Keunggulan sistem PSAJ SMKN 1 Arjasa
Siswa tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli kuota internet,” jelasnya.

“Semua siswa dapat mengikuti ujian, bahkan di daerah dengan keterbatasan akses internet dan minim kecurangan,”tambahnya.

Penerapan sistem PSAJ berbasis Android tanpa kuota ini merupakan salah satu wujud komitmen SMKN 1 Arjasa dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sekolah ini terus berupaya mencari inovasi-inovasi lain yang dapat memberikan manfaat bagi siswa dan masyarakat.

“Kami akan terus mengembangkan sistem ini dan mencari inovasi lain yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN 1 Arjasa,” tegasnya.

Pihakknya berharap, inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia untuk memanfaatkan teknologi secara cerdas dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Inovasi yang dilakukan SMKN 1 Arjasa ini, adalah sebuah contoh nyata, bahwa pendidikan di Indonesia, dapat melakukan lompatan besar, dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

“Dengan semangat untuk terus berkembang, dan kemauan untuk memberikan yang terbaik bagi para siswa, SMKN 1 Arjasa telah membuktikan, bahwa keterbatasan, bukanlah halangan untuk berprestasi,” imbuhnya.

“Saya sangat senang dengan sistem ujian. Tidak perlu khawatir kehabisan kuota atau mencari sinyal internet yang kuat,” ujar Syahrul Nizam, siswa kelas XII TBSM.

Sementara salah satu wali murid siswa, mengapresiasi dan merasa senang karena anak saya dapat mengikuti ujian dengan lancar dan jujur.

” Kami sangat apreseasi inovasi PSAJ Berbasis Android Tanpa Kuota
yang sangat bermanfaat bagi anak kami,”ungkap Agustin, orang tua siswa XII TBSM.(min)

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0
banner 336x280
google.com, pub-1624475377454066, DIRECT, f08c47fec0942fa0