Bupati Sumenep, Menyoroti Pentingnya digitalisasi Pemasaran Keris

Dalam Negeri, News98 Dilihat
Views: 199
0 0
banner 468x60
Read Time:1 Minute, 22 Second

MokiNews.com, Sumenep– Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengahadiri kegiatan Jamasan Keris yang digelar di Desa Aeng Tong-Tong, Kecamatan Bluto,Kabupaten Sumenep, Madura.Rabu, 2/7/2025

Bupati Fauzi menyampaikan komitmennya untuk mendorong tradisi Jamasan Keris agar tidak hanya menjadi tontonan tahunan, tetapi juga tercatat dalam kalender budaya internasional.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
banner 336x280

Menurutnya, konsistensi pelaksanaan Jamasan Keris selama lebih dari tiga tahun terakhir menjadi modal penting untuk mengusulkan tradisi ini ke Kementerian Kebudayaan agar masuk dalam kalender internasional. Ia mencontohkan keberhasilan Desa Aeng Tong-Tong yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai Desa Wisata Keris.

“Yang kami harapkan, pemerintah pusat bisa mengakomodir usulan ini karena komunitas dan paguyuban empu di Sumenep benar-benar menjaga kelestarian keris sebagai bagian dari seni dan budaya,” kata Bupati Fauzi

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya regenerasi empu keris. Dalam kegiatan tersebut, ia membeli sebuah keris buatan pemuda berusia 20 tahun sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap karya generasi muda.

“Yang saya beli bukan karena pamornya, tapi karena itu karya pemuda. Ini bentuk penghargaan kita. Generasi muda harus terus didorong untuk terlibat dalam pelestarian keris,” ujarnya.

Fauzi juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam pemasaran keris, yang sejak tiga tahun lalu sudah mulai diinisiasi. Namun ia mengakui ada kendala yang masih dihadapi, terutama karena banyak pembeli keris masih ingin melihat barang secara langsung, bukan dari foto.

“Kalau untuk souvenir bisa dibeli online. Tapi untuk keris pusaka, pembeli ingin lihat langsung bentuk, pakem, dapur, bahkan pamornya. Ini tantangan kita dalam dunia digital,”paparnya.

Meski begitu, ia tetap optimis dengan strategi kombinasi antara pelestarian budaya secara langsung dan perluasan akses melalui platform digital. “Yang terpenting, budaya kita tetap hidup, dikenal luas, dan diteruskan oleh generasi berikutnya,” pungkasnya.(Min)

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0
banner 336x280
google.com, pub-1624475377454066, DIRECT, f08c47fec0942fa0