MokiNews.com, Sumenep – Asosiasi Media Online (AMOS) Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama SKKMigas(Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi terselenggara di auditorium Jagha Themba Universitas Bahauddin (Uniba) Madura. Selasa (10/10).
FGD yang diselenggarakan oleh AMOS dihadiri oleh Bupati Sumenep dan hadir pula empat pemateri, dari perwakilan SKK Migas Febri, pakar ekonomi dari Uniba Madura, Prof Rachmad Hidayat, Kabag perekonomian Sumenep Dadang Deddi, dan anggota komisi 1 DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath”Amos menatap, serta K3S, dan para undangan, para Mahasiswa.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH mengapresiasi kegiatan FGD oleh AMOS dengan mengambil tema, “Migas dan Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Sumenep” merupakan bentuk pemerhati tentang peningkatan ekonomi di Kabupaten Sumenep.
“FGD yang di gagas oleh AMOS merupakan suatu pemikiran jangka panjang dan sejalan dengan program pemerintah dalam rangka memasuki perkembangan ekonomi ketiga dunia,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi.
“Dalam hal ini AMOS menatap kedepan bagaimana pertumbuhan ekonomi kita bahkan negara kita bisa menyongsong tahun 2045 menjadi negara maju,” ungkap Bupati Sumenep Achmad Fauzi.
Bupati menjelaskan, dalam FGD ini dapat dibedah tentang Migas, seperti Dana Bagi Hasil (DBH), yang mana telah diatur dalam Undang Nomer 1 tahun 2022, terkait. persentase DBH Migas.
“DBH tersebut sudah di atur dalam Undang Undang, semua yang terkandung dalam bumi kita adalah milik negara, maka semua telah diatur oleh negara,” tegasnya.
Sementara Ketua AMOS Junaidi menyampaikan terimah kasih kepada Bupati Fauzi, Rektor UNIBA, SKK Migas dan atas dukungan dan kerjasamanya suksesnya acara ini.
“Kami atas nama AMOS menyampaikan banyak terimah kasih atas dukungan dan kerjasamanya, semoga kedepan acara ini bisa terjalin dengan baik,”ujarnya..
Junaidi menjelaskan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian pada sektor migas. Sehingga, publik bisa mengetahui sesungguhnya eksistensi migas dan dampaknya untuk pembangunan di Sumenep. “Penting diketahui, sejauh mana kontribusi migas untuk daerah,” ungkapnya.
Menurutnya, masalah migas selalu menjadi isu menarik untuk dibahas dan menjadi daya tarik bagi kalangan bagi masyarakat. “Itu isu sexy. Semoga memberikan azas manfaat dan bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah,”imbuhnya.(Min)














