APKASINDO Minta Petani Kelapa Sawit Di Prov. Aceh Harus Mendapat Perhatian Khusus Dari Pihak Pemerintah

Dalam Negeri, News222 Dilihat
Views: 567
0 0
banner 468x60
Read Time:2 Minute, 57 Second

MokiNews.com, LANGSA – Mantan Kadis Perkebunan & Kehutanan Kabupaten Aceh Timur Sofyan Abdullah yang saat ini Menjabat Selaku Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO – red) dalam sebuah keterangannya kepada Mimbar Umum Jum’at 29 November 2024. disalah satu Warkop Centre Kopi di Langsa mengatakan, sudah saatnya hari ini Pemerintah untuk segera memberikan dukungan sepenuhnya kepada para petani sawit yang ada di Provinsi Aceh agar mereka terus maju dan berkembang dimasa masa mendatang.

Dalam Sejarah di Perusahaan PTP . Nusantara I di Tahun 1910 silam lalu, bahwa keberadaan petani sawit ini sudah ada, maka pada saat ini keberadaan mereka sebagai petani kepala sawit dimaksud perlulah menjadi perhitungan Pemerintah saat sekarang ini.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
banner 336x280

Saya selaku Ketua APKASINDO katanya, dirinya terus mensuport agar para petani sawit yang jumlah sangat banyak khususnya di Provinsi Aceh ini haruslah menjadi perhatian Pemerintah guna nasib mereka dapat hidup layak dimasa akan datang.

Jadi keberadaan APKASINDO sendiri sebagai Asosiasi, kita siap bersama ribuan petani sawit yang ada, kita akan terus berupaya memajukan para petani sawit lainnya untuk meningkatkan taraf hidup mereka menuju sejahtera sebagaimana yang kita harapkan.

Jadi jika kembali kepada sejarah di PTPN I ini tepatnya di tahun 1910 silam bahwa keberadaan petani sawit di Provinsi Aceh ini sudah ada, maka Pemerintah Pusat harus mengembalikan PTPN I ke Provinsi Aceh seperti dulunya.

Menurut Sofyan Abdullah selaku Ketua APKASINDO menyangkut keberadaan PTP Nusantara I haruslah menjadi perhitungan khusus bagi Pemerintah Pusat atas masalah ini. Yang kita kembangkan adalah mereka para petani Swadaya yang begitu banyak di Aceh guna dapat kerjasama dengan PTPN.

Banyak sekali lahan lahan petani yang ada
untuk dikembangkan, makanya sangat diperlukan pihak ketiga sebagai peran kemitraan bagi petani sawit tersebut.

Ditempat yang sama Ketua DPW FKPPN Prov. Aceh Ir. Yonizam menjelaskan, saya selaku Ketua Pensiunan di Perusahaan Perkebunan PTPN I menyambut baik masukan yang disampaikan Ketua APKASINDO terhadap perkembangan Petani Sawit yang ada selama ini.

Masih diucapkan Ir. Yonizam ini lagi, kita menaruh keprihatinan bagi para petani sawit yang ada, hal ini dikarenakan produksi kebun rakyat ini masih dibawah 10 ton / hektar dalam per tahunnya.

Untuk kedepan ini dengan harga jual kelapa sawit yang terus membaik kita terus berupaya untuk mendokrak kehidupan petani sawit ini agar dapat berkhidupan yang berkecupan dan mampu menghasilkan 15 – 20 ton / hektarnya selama 1 tahun.

Kesemuanya ini haruslah didukung Steak Holder serta pejabat yang berwenang untuk menyikapinya. Oleh Karena itu kita meminta Bapak Presiden RI untuk dapat menyikapi masalah tersebut agar para Petani sawit dapat hidup layak dari hasil petani sawit yang mereka miliki.

Jika kita kembali kemasa lalu, ada petani inti dan petani plasma yang dibina oleh PTPN itu sendiri. Kita sangat berkeinginan para petani sawit ini dapat arahan / masukan dari pihak pihak berwenang agar mereka dapat menghasilkan yang maksimal.

Sementara Dengan adanya Restruktrurisasi dan Tranformasi bisnis yang dilakukan Meneg BUMN berdampak juga pada sisi negatifnya juga dari segi oprasionalnya, hal ini dikarenakan sektor perkebunan ini rentan kendalinya sangat luas sehingga tidak dapat disamakan dengan Perusahaan PLN, BANK serta Perusahaan BUMN lainnya.

Untuk diketahui saat ini bahwa luas areal PTPN I mencapai 120 ribu hektar tersebut yang terbilang sangat luas, sehingga dengan luasnya areal PTPN I tersebut, manalah mungkin pihak Pusat dapat memantau keseluruhan areal tersebut. Jadi dengan keinginan kita janganlah PTPN I ini di Holding dengan PTPN lainnya.

Ketua DPW FKPPN Aceh ini menambahkan, dirinya menyesalkan R & H PTPN IV Regional 6 KSO ini tidak menghadiri saat MUSWIL Ke 1 berlangsung beberapa waktu lalu yang hanya diwakili Kabag SDM saat itu.” Reporter : Rusdi Hanafi.

Teks Photo : Ketua APKASINDO Sofyan Abdullah bersama Ketua DPW FKPPN Prov. Aceh Ir. Yonizam.

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0
banner 336x280
google.com, pub-1624475377454066, DIRECT, f08c47fec0942fa0