Polres Nias Selatan Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur

Kriminal, News411 Dilihat
Views: 992
0 0
banner 468x60
Read Time:2 Minute, 1 Second

MokiNews.com, Nias Selatan-Polres Nias Selatan menangkap dua orang diduga pelaku pencabulan dibawah umur terhadap seorang pelajar AN(17) yang duduk di bangku SMA. Diduga pelaku pencabulan yakni ZH alias ama Lona(33) dan YZ alias ama Sander(30) warga Desa Silima Banua, Kecamatan Ulu Idanotae, Kabupaten Nias Selatan ditangkap Tim Sat Reskrim Polres Nias Selatan, di jln. Pancasila Desa Orahili Gomo kec. Gomo pada hari Jum’at (04/03/2022) sekira pukul 18.00 WIB.

“Para tersangka terhadap dua orang atas nama ZH dan YZ benar sudah kita tahan yang mana berdasarkan 184 KUHAP telah terpenuhi dua alat bukti terhadap dua tersngka dan tlah dilakukan penahanan sejak tgl 5 maret 2022”, ungkap Kanit PPA Sat Reskrim, Bripka Sugeng Raharjo, melalui BA Unir IV PPA Briptu Erick C. I. Purba, kepada BA Subbag Humas Bripda Aydi Mashur, di Kantor Sat Reskrim, Senin (07/03/2022) sore.

banner 336x280

Erick menerangkan, kejadian pencabulan yang dialami oleh AN(korban) melalui keterangan yang kita ambil, bahwasanya kedua orang tersangka tersebut yang mana pelaku ZH, yang pertama melakukan persetubuhan terhadap korban pada tahun 2021 namun bulan dan tgl tidak ingat.

“korban menjelaskan bahwa pada saat itu korban dihubungi oleh tersangka(ZH) untuk datang kerumahnya. Sesampai nya korban di rmh tersangka, korban di rayu dan kemudian korban diajak kedalam kamar kemudian korban lgsung ditidurkan diatas tempat tdr dan membuka celananya lalu tersangka langsung melakukan persetebuhan terhadap korban.”

“Untuk tersangka(YZ), korban juga tidak ingat pertama kali terjadi kapan. Tetapi Korban dapat menjelaskan kejadian pada saat itu, yang mana korban juga ditelefon oleh tersangka untuk datang ke rumah tersangka dan setibanya di rumah tersangka, kemudian korban langsung ditarik kesamping rumah lalu setelah itu korban ditidurkan diatas tanah dan tersangka langsung membuka celana serta celana dalam korban kemudian tersangka melakukan persertubuhan terhadap korban”

Erick juga menerangkan motif terjadinya pencabulan anak di bawah umur terhadap korban(AN), dari hasil keterangan tersangka ZH dikarenakan hawa nafsu. Dan keterangan dari tersangka YZ bahwasannya dia mengakui pada saat itu ia sudah lama menduda dan merasa kesepian, lalu ingin meluapkan hasratnya.

“setelah kita lakukan pemerikasaan terhadap kedua tersangka dan korban, bahwasanya disini tidak terjadi pengancaman ataupun ancaman kekerasan terhadap korban.Ttersangka hanya merayu lalu kemudian memberikan sejumlah uang terhadap korban” Ujar Erick.

“atas kejadian ini, terhadap kedua tersangka kita kenakan pasal 81 ayat 1 dan 2 UU No.17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, yang mana ancaman hukuman maksimal 15 tahun”. (doeha/Humas Polres Nias Selatan)

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0
banner 336x280

Komentar