Kapal KMP Deudap Mangkrak di Pelabuhan CT 1 Sabang, Diduga Berbau Aroma Korupsi

Kriminal, News2270 Dilihat
Views: 2754
0 0
banner 468x60
Read Time:2 Minute, 3 Second

MokiNews.com, Sabang-Kapal cepat KMP Pulo Deudap, kapal milik Pemerintah Aceh, dibeli di Tegal JawaTengah, beberapa tahun yang lalu, prodak galangan kapal PT. Sanur, dengan nilai puluhan miliar rupiah, saat kapal KMP Pulo Deudap di serahkan ke BPKS ( Badan Pengusahaan Kawasan Sabang ) dengan kondisi kapal diduga tidak sehat, lantas BPKS, dockingkan ke galangan kapal PT. Sanur Tegal dengan anggaran docking miliyaran rupiah sumber dana APBN di masa kepala BPKS Ruslan Abdul Gani, tak lama Ruslan Abdul Gani diganti dengan Fauzi Husen sebagai kepala BPKS yang baru, ucap Hanafiah kepada Media MokiNews.com, baru – baru ini.

Ia menjelaskan, usai docking kapal cepat KMP. Pulo Deudap, langsung di bawah pulang ke sabang, dirapatkan di dermaga CT 1 pelabuhan bebas sabang, sampai saat ini, lebih kurang delapan tahun, terlantar, BPKS tidak fungsikan sebagaimana maksud dan tujuan dari penyerahan kapal, antara Dinas Perhubungan Aceh dengan BPKS.

banner 336x280

Informasi lain yang diukutip MokiNews.com kapal cepat yang di mangkrakkan di dermaga, CT 1 kondisinya sudah tidak sehat, begitu juga dengan kepala BPKS, Fauzi Umar, diduga tidak berani PHO kan, kapal tersebut di duga berbau masalah karna disaat dikerjakan diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rancangan Anggaran Belanja ) kerja, tambahnya, saat kapal cepat KMP Pulo Deudap di bawah pulang ke sabang, dalam perjalanan, oli mesin bertumpahan (bocor), pada hal mesin tersebut baru diganti dengan mesin baru merek CAT (Caterpilar), timbul dugaan mesin tersebut diduga bukan mesin baru tapi diduga mesin bekas.

Menurut keterangan seorang pengantar kapal berinisial HJ dikonfirmasi MokiNews.com menyatakan,” saat kapal dibawah mulai dari sabang ke Tegal dengan anggota 4 orang ( 1 kapten 3 pembantu ) kondisi kapal tidak bisa hidup (rusak) digandeng dengan Tap Boat, mesin kapal ada tiga, mesin 1-3 tidak bisa hidup, mesin no 2 jebol posisinya disebelah kiri,”jelasnya.

“Informasi yang saya terima, mesin yang jebol itu diturunkan diganti dengan yang baru bermerek Cat, tidak dipasangkan di posisi semula hanya dilakukan roling mesin, PPKnya disebut berinisial HK, begitu juga dengan renovasi kapal, diduga hanya di bedakkan, seolah – olah kapal tersebut baru rehalibitasi, padahal bukan,” katanya.

Sumber lain yang dikonfirmsi media MokiNews.com, menyatakan dugaan kasus kapal cepat KMP. Pulo Deudap, itu sudah lama, begitu juga dengan kapal cepat KMP. Pulo Deudap sudah lama mangkrak di dermaga CT 1, sebenarnya kapal tersebut kalau di kelola dengan baik dapat menguntungkan BPKS itu sendiri, bukan diduga merugikan Negara, Ya, kita berharap kepada Penegak Hukum, dapat membongkar kembali dan mengusut tuntas kasus tersebut, siapapun pejabat yang terlibat harus diperiksa, diproses dengan secepatnya (SN)

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0
banner 336x280

Komentar