MokiNews.com, Sumenep-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur terus berinovasi berupaya memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat.
Direktur RSUDMA Sumenep dr.erliyati melalui Kasi Humas RSUD dr H. Moh. Anwar, Arman Endika Putra mengatakan bahwa kusus untuk penderita TB yang wilayahnya di Kabupaten Sumenep, pihaknya kemarin sudah menerima serah terima pasien kusus yang Resesten Obat (RO) ke RSUDMA dari Rumah Sakit Paru Pamekasan.
Hal itu dilakukan karena RSUDMA itu dipandang mampu untuk menata laksanakan orang dengan diagnosa tuberklusis yang resisten terhadap obat. Kedepan ternyata orang tidak semuanya resisten terhadap obat tetapi ada juga yang sensitif terhadap obat (TB-SO).
“Kemarin lusa yang diserahterimakan dari Rumah Sakit paru itu ada 15 pasien yang tempat tinggalnya di Sumenep tetapi pengobatan TB di RS Paru pamekasan,” katanya, Rabu (31/8/2022).
Menurutnya, kedepan pihaknya juga mempersiapkan dan melakukan pemilahan terhadap pasien dengan diagnosa tuberklusis tapi Sensitif terhadap obat. “Karena pengobatan TB ini kan durasinya tidak singkat 4 sampai dengan 6 bulan dan itu harus menelan obat secara rutin tiap hari jika lambat atau lupa satu hari maka otomatis harus dimulai dari nol dan ada kemungkinan dia akan Resisten Obat,” jelasnya.
Dia menambahkan, jika untuk TB Resisten Obat itu sudah terlaksana dan untuk yang Sensitif Obat masih sedang disiapkan ruang tersendiri. Sebab, harus terpisah Sensitif dan Resisten itu.
“Sensitif dan Resisten kan seperti dua yang gak bisa untuk disatukan maka potensinya akan berbahaya terhadap yang sensitif terhadap obat tentunya jenis pengobatannya juga berbeda dengan obat program TB biasa,” imbuhnya.
Selain itu, RSUDMA Sumenep ini juga memfasilitasi dengan menyediakan Gasibu. “Gasibu ini tempat pelayanan TB-RO. Harapannya masyarakat yang datang kerumah sakit jangan duduk di Gasibu karena Gasibu itu tempat pelayanan TB-RO,” tutupnya.(Sr)
Komentar